Copas dari message from Ustadz Syafri Adi (OASE) Waktu berlalu begitu cepat, detik demi detik telah kita lalui.Waktu tak pernah lelah menggerogoti umur kita dan kian mendekatkan pada ajal. Yang harus menjadi renungan kita dalam memaknai arti kehidupan adalah:
Berapa banyak amalan yang kita lakukan. Berapa banyak dosa yang kita kerjakan. Berapa banyak kita berdzikir dan mengingat-Nya. Berapa banyak lalai dan melanggar aturan-Nya.
Berapa banyak uang yang telah kita gunakan di jalan-Nya.
Berapa banyak uang yang kita hamburkan percuma.
Berapa banyak membaca Al-Qur'an.
Berapa banyak ucapan dan lisan yang tidak terjaga Sekarang bertambah usia kita dari hari ke hari, catatan baik dan buruk telah ditorehkan.
Mau tidak mau semua telah tercatat di dalam kitab sang malaikat pengawas.
Tidak ada lagi yang perlu disesali, namun penting untuk kita renungkan dan perbaiki. Tetap terus menatap masa depan, introspeksi diri dan melakukan yang terbaik.
Demi cita dan cinta-Nya.
"Padahal sesungguhnya bagi kamu ada (malaikat-malaikat) yang mengawasi (pekerjaanmu), yang mulia (disisi Allah) dan yang mencatat
(pekerjaan-pekerjaanmu itu), mereka mengetahui apa yang kamu kerjakan.
(QS. Al-Infithar: 10-12)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar